Menu

PT. Tirta Teknosys
© Tirta Teknosys 2022

Regulasi TKDN di Indonesia: Menjaga Kemandirian Ekonomi dan Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal

Indonesia merupakan negara yang sangat memperhatikan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN. Hal ini terlihat dari adanya regulasi yang mengatur TKDN dalam industri di Indonesia. Regulasi ini dirancang untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada produk impor.

Salah satu regulasi TKDN yang dicanangkan adalah Peraturan Menteri Perindustrian No. 31 Tahun 2022 tentang Penentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen dalam Negeri Alat Kesehatan dan Alat Kesehatan Diagnostik In Vitro.  Regulasi ini memberikan persyaratan TKDN bagi perusahaan yang bergerak dalam industri berbasis alat kesehatan.

Pemerintah Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yang memperkuat regulasi TKDN di sektor lainnya, seperti telekomunikasi, industri otomotif, alat berat, dan tekstil. Dimana kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru.

Untuk memperoleh sertifikasi TKDN, perusahaan harus memenuhi persyaratan tertentu, seperti TKDN yang cukup tinggi pada produk yang dihasilkan. Selain itu, perusahaan juga harus melakukan proses manufaktur dan pengolahan di Indonesia serta memenuhi persyaratan lain yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

PT Tirta Teknosys adalah salah satu perusahaan dalam negeri yang terdaftar TKDN dengan persentase lebih dari 25% pada tiap produknya mulai dari reverse osmosis, cairan kimia, hingga alat cuci dialyzer otomatis yang diproduksi di dalam negeri. Baik bahan-bahannya hingga sumber daya manusianya berasal dari dalam negeri.

PT Tirta Teknosys juga memiliki sertifikasi mutu ISO 9001: 2015, ISO 13485: 2016 yang terakreditasi KAN dan CDAKB (Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik).

Termasuk ke dalam anggota Water Quality Association sejak tahun 1989, American Water Works Association sejak 1990, GAPENSI sejak 2010, AAMI sejak 2014, GAKESLAB Indonesia dan ASPAKI sejak 2022.

Sertifikasi TKDN dapat memperkuat daya saing produk mereka di pasar domestik dan internasional. Selain itu, perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikasi TKDN juga dapat memperoleh insentif dari Pemerintah, seperti pembebasan pajak atau pengurangan bea masuk.

Dalam rangka meningkatkan implementasi regulasi TKDN di Indonesia, Pemerintah terus berupaya meningkatkan infrastruktur teknologi dan fasilitas produksi di dalam negeri. Dengan harapan dapat mendorong perusahaan untuk memenuhi persyaratan TKDN dan meningkatkan produksi dalam negeri.

Dengan adanya regulasi TKDN yang ketat, diharapkan dapat membuka peluang bagi perusahaan dalam negeri untuk berkembang dan menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas serta dapat bersaing dengan produk impor. Regulasi ini juga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi Indonesia dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Pilih Bahasa

Choose Languange